Selasa, 02 Februari 2010

Kampung Boneka Sukajadi Kian Bernilai Ekonomi

Rabu, 03/02/2010 10:36 WIB
Kampung Boneka Sukajadi Kian Bernilai Ekonomi
Ema Nur Arifah - detikBandung

Bandung - Juli 2009 lalu, wilayah ini diresmikan oleh Wali Kota Bandung Dada Rosada sebagai satu dari enam sentra industri di Kota Bandung. Kampung Boneka Kain Sukajadi, berada di Jalan Sukamulya Indah Kelurahan Sukagalih Kecamatan Sukajadi.

Dimulai pada tahun 1986. Saat itu seperti dituturkan seorang pengusaha boneka dari CV Motekar Yanto Rukmana(25), ada dua orang warga yaitu Darmawan dan Dede yang merintis usaha pembuatan boneka.

"Saat itu mereka berjualan boneka di kaki lima," ujar Yanto saat ditemui di kantornya Jalan Sukamulya Indah No 18. Lama kelamaan dua perajin boneka ini kebanjiran pesanan hingga kewalahan menerima order yang masuk.

Melihat peluang tersebut, warga sekitar kemudian mengekori jejak keduanya. Maka pelan-pelan kawasan ini dikenal sebagai sentra pembuatan boneka.

Persaingan usaha pun kian ketat bahkan sering terjadi banting harga yang membuat atmosfer usaha di kawasan tersebut menjadi tidak sehat.

Saat itu menurut Yanto ada sekitar 100 perajin dengan tenaga kerja di angka 3 ribuan. Sembilan puluh persen perajin masih menggunakan sistem handmade.

Tahun 1997 adalah masa kejayaan para perajin. Ketika usaha lain kena imbas krisis moneter, mereka malah kedatangan klien yang lebih besar untuk dimasukan ke mal.

Dari situ, ujar Yanto, terjadi pergeseran segmentasi pasar. Dari sebelumnya di kelas bawah kini produksi dibuat untuk kelas menengah atas.

Dari sisi model, kerapihan dan bahan baku berkembang. Tentunya karena market bergeser meningkatkan juga prosentase laba para perajin.

"Saat itu keuntungan bisa sampai 100 persen," tutur Ketua Koperasi Perajin Boneka Sukajadi ini.

Namun seiring krisis moneter terjadi, para perajin juga mulai kehilangan bahan baku. Pabrik-pabrik yang biasa menyediakan kain limbah untuk pembuatan boneka pelan-pelan mengalami kebangkrutan. Harga bahan baku pun melambung sehingga untuk para perajin dengan modal minim terpaksa harus gulung tikar.

Tahun 2002 jumlah perajin menyusut drastis. Dari 100 perajin hingga kini hanya berjumlah 17 unit usaha. Meski begitu, kawasan ini tetap mendapat perhatian dari pemerintah Kota Bandung bahkan dijadikan sebagai salah satu sentra usaha untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Bandung.(ema/tya)

Berita baik:
Kampung Sukajadi memiliki tenaga kerja pembuatan boneka.

Kesimpulan:
Dengan sedikit kreatifitas yang kita miliki masih ada kesempatan membuat boneka dari bahan baku lain yang melimpah.

Info tambahan:
Tautan tentang boneka:
Kembali ke awal

1 komentar:

  1. mohon info nomor telepon dan alamat untuk pemesanan Bonekanya...( sumadi 081809711440, Jl. Moch ramdhan 105 Bandung )
    Terima kasih.

    BalasHapus